Thomas Doll Bisa Kehilangan Kepercayaan kepada PSSI

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persija Jakara, Thomas Doll, mengaku bisa saja kehilangan kepercayaan kepada PSSI. Hal itu andai pemain yang menyikut penggawanya, Ondrej Kudela, tak dihukum berat.

Dalam laga di Stadion Pakansari, Sabtu (21/8/2022) itu, bek timnas Republik Cheska tersebut memang sempat disikut Arthur Bonai ketika sedang duel. Bagian bibirnya sempat mengucurkan banyak darah. Tetapi, wasit yang memimpin, Faulur Rosy hanya memberikan kartu kuning kepada Arthur.

Thomas Doll Bisa Kehilangan Kepercayaan kepada PSSI
Istimewa/Indosiar
- Advertisement -

Menurut Thomas Doll, hal seperti ini sama sekali tak diberi ruang di Eropa. Bahkan, pemain yang melakukan kekerasan bisa mendapatkan skorsing dalam waktu lama.

“Ini tak bisa terjadi. Di Eropa, tindakan seperti itu tak bisa lagi didiskusikan. Tak penting itu dalam laga atau setelah laga karena ada video yang bisa lihat semua,” ungkap Thomas Doll.

Thomas Doll Bisa Kehilangan Kepercayaan kepada PSSI
Jacatranet
- Advertisement -

“Jadi saya berharap kepada PSSI, kalau tak ada yang dilakukan saya tak bisa percaya lagi ke sepak bola yang jujur. Saya sangat marah ketika melihat pelanggaran itu dan melihat apa yang terjadi dengan pemain saya. Seseorang harus memberikan hukuman dan saya pikir opini saya ini mewakili banyak orang,” sambung dia.

Thomas Doll Geram

Jadi, Thomas Doll berharap dari PSSI bicara soal sepak bola yang jujur, dan fair play. Sebut, dalam laga itu banyak anak-anak juga yang menyaksikannya melalui televisi atau YouTube.

Thomas Doll Bisa Kehilangan Kepercayaan kepada PSSI
Media Persija
- Advertisement -

“Ini tak bisa terjadi. Ketika kita bicara soal fair play, seharusnya pemain yang lakukan prlanggaran itu harus dikeluarkan dari laga, sanksi tak bisa bermain beberapa Minggu. Dia tak bisa hanya datang ke loker dan bilang sori. Pemain kami harus ke RS,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img