Thomas Doll Soal Naik Rantis: Ini Sudah 2022, Memalukan

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, sempat mengutarakan keheranannya harus naik rantis untuk bertanding lawan klub rival, Persib Bandung. Menurutnya sudah 2022, sudah tak masanya lagi rivalitas yang di luar nalar.

Hal itu disampaikan Thomas Doll beberapa waktu lalu jelang melawan Persib Bandung. Pertandingan melawan Persib sendiri harus ditunda sampai dua pekan ke depan menyusul adanya tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).

Thomas Doll Soal Naik Rantis: Ini Sudah 2022, Memalukan
Ilustrasi: LigaIndonesiaBaru
- Advertisement -

Memang, biasanya ketika Persija melawat ke Bandung, skuatnya selalu dikawal ketat, dan naik barracuda. Begitu pula sebaliknya ketika Persib ke Jakarta. Thomas sendiri bilang kalau hal ini harusnya ditinggalkan.

“Kita harus merepresentasikan sepak bola Indonesia, mereka (orang-orang di luar negeri) melihat kami pergi ke stadion dengan cara seperti itu (memakai rantis), ini sudah 2022, ini memalukan,” ungkap Thomas beberapa waktu lalu.

- Advertisement -

“Saya menyukai suporter. Dan di mana pun saya melatih dan bermain, saya tahu betapa pentingnya derbi. Tapi saya juga tahu betapa pentingnya bahwa semua orang bisa kembali ke rumah dengan selamat dan sehat,” sambung dia.

Thomas Doll Ingin Semuanya Dewasa

Thomas Doll Soal Naik Rantis: Ini Sudah 2022, Memalukan

Thomas Doll ingin semuanya bisa dewasa. Menurutnya bukan cuma Macan Kemayoran, Maung Bandung pun harusnya tak usah menaiki rantis untuk bertandang ke Jakarta. Sepak bola harus dimainkan sebagaimana mestinya, bukan seperti perang.

- Advertisement -

“Sama halnya ketika Persib datang ke Jakarta, jadi tidak hanya berlaku hari ini saja di Bandung. Tentu saja ini bukan pertandingan yang normal, tapi kita harus bisa menanganinya dengan cara sebaik mungkin. Kita juga harus kuat secara mental. Saya sudah berusia 58 tahun dan besok saya tidak tahu apakah saya akan duduk di dalam tank. Tidak ada perang di sini,” papar dia.

Thomas Doll Soal Naik Rantis: Ini Sudah 2022, Memalukan

“Banyak orang yang tertawa ketika mendengar ini, tapi ketika Anda harus duduk di dalam (rantis) untuk bermain sepak bola, normalnya saya berdiri (di pinggir lapangan) dan saya harus membuat keputusan karena saya harus memberi instruksi dan berbicara kepada para pemain,” papar Thomas.

“Lalu (di saat bersamaan) saya harus memikirkan ada benda asing yang bisa dilemparkan dari tribune. Saya tidak tahu. Hal semacam ini tidak boleh terjadi. Di masa depan mereka harus memikirkan situasi ini,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img