Thomas Tuchel Bela Marcos Alonso yang Menolak Berlutut Sebelum Laga

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel membela keputusan pemainnya, Marcos Alonso yang memutuskan untuk berhenti berlutut sebelum laga. Tuchel mengatakan semua orang bebas berpendapat.

- Advertisement -

Alonso mengungkapkan bahwa gerakan anti-rasisme sudah “kehilangan sedikit kekuatan” dan dia sekarang akan menunjuk ke lencana ‘No To Racism‘ di lengan bajunya saat sebelum laga untuk tetap menunjukkan sikap anti-rasisme nya.

Tuchel mengatakan bahwa tak ada diskusi dengan antar pemain soal itu. Namun dia tetap menyerahkan semua keputusan ke Alonso.

Thomas Tuchel Bela Marcos Alonso yang Menolak Berlutut Sebelum Laga (News18)
News18

“Sebenarnya tidak ada diskusi antara saya dan para pemain. Saya pikir para kapten, jika informasi saya benar, dari tim Premier League setuju untuk terus berlutut sebelum pertandingan,” ucap Tuchel seperti dikutip Football5Star.com dari Mirror.

“Tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya dalam suatu situasi atau dalam suatu kesepakatan harus selalu ada ruang untuk pendapat lain dan pendapat itu ke arah yang sama, melawan rasisme.

“Jadi dalam batas-batas ini tidak boleh ada toleransi yang mengatakan ‘Saya tidak menentang rasisme’. Ini tidak bisa diterima.

“Tetapi dalam hal ini saya pikir kita harus menerima dan cukup terbuka untuk memungkinkan diskusi tentang bagaimana mungkin memiliki lebih banyak efek atau mungkin kita dapat melihatnya secara positif.

“Segalanya bisa lebih tenang jika Marcos berlutut tetapi dia sudah dewasa dan kita hidup di dunia yang bebas dan dia juga telah mencoba menjelaskan pendapatnya. Inilah yang dia lakukan dan sekarang Anda harus bertanya padanya atau diskusi bisa berlanjut.”

Thomas Tuchel: Marcos Alonso Tetap Melawan Rasialisme

thomas tuchel-tittlepress
tittlepress.com

Keputusan Alonso melakukan itu tentu saja menjadi keputusan kontroversial. Apalagi Alonso merupakan orang kulit putih, namun Tuchel menegaskan bahwa Alonso tetap mendukung rasialisme.

“Dia benar-benar jelas bahwa dia menentang rasisme, tidak mungkin ada satu interpretasi dengan cara lain,” kata Tuchel.

Dia melanjutkan, “Inilah kami dan inilah yang kami perjuangkan, apa yang kami jalani setiap hari dan apa yang kami tuntut dari semua orang yang ingin menjadi bagian dari klub ini. Tidak ada perilaku dan pola pikir lain yang dapat diterima.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img