Thomas Tuchel Siap Kembalikan Ketajaman Timo Werner

BACA JUGA

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Thomas Tuchel, manajer Chelsea, siap membangkitkan Timo Werner dari keterpurukan. Pelatih berumur 55 tahun itu mengaku sudah tahu penyebab utama sang striker mandul berkepanjangan dan siap mengatasinya.

Werner berada dalam sorotan setelah gagal mencetak gol dalam 11 penampilan beruntun bersama Chelsea pada ajang Liga Inggris. Gol terakhir dijaringkan ke gawang Sheffield United pada 7 November 2020. Dia bahkan gagal mengeksekusi penalti dengan baik saat The Blues melawan Luton Town pada Babak IV Piala FA.

- Advertisement -

Kemandulan Werner juga jadi salah satu sorotan utama Tuchel. Sebagai manajer baru, dia bertanggung jawab untuk mengembalikan ketajaman eks pemain RB Leipzig tersebut. Dia pun sudah tahu kuncinya.

Timo Werner gagal mencetak gol dalam 11 laga Chelsea pada pentas Liga Inggris.
Getty Images

“Dia terlalu memikirkannya. Itu menunjukkan dia punya karakter fantastis. Kadang kala, hal itu tak membantu. Kadang kala akan lebih baik untuk tak memedulikannya sama sekali. Namun, dia bukanlah orang seperti itu,” urai Thomas Tuchel seperti dikutip Football5Star.com dari lama resmi Chelsea.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Tuchel mengatakan, “Saat ini, hal terpenting bagi dia adalah membangun kembali kepercayaan diri, mengembalikan senyum ke wajahnya, dan berhenti meragukan diri sendiri secara berlebihan. Sudah tugas saya untuk membantu dia.”

Tuchel akan Pikirkan Posisi Werner

Timo Werner diyakini Thomas Tuchel masih bisa lebih baik lagi.
Getty Images

Bukan hanya aspek psikologis yang dipikirkan Thomas Tuchel terkait masalah yang dihadapi Timo Werner. Eks pelatih Paris Saint-Germain itu pun memikirkan aspek teknis, yaitu penempatan posisi sang striker dalam skema permainan Chelsea.

- Advertisement -

“Saya juga harus menemukan posisi yang dapat membuat kami menggunakan secara maksimal kekuatannya. Dari profilnya, dia lebih suka ketika punya banyak ruang,” kata Tuchel soal posisi Werner.

Tuchel juga paham, Werner bukanlah striker murni. Pemain didikan akademi VfB Stuttgart itu cenderung bergerak ke kiri sehingga terbuka untuk mendapatkan bola dan melakukan tusukan. Meskipun demikian, Tuchel pun ingin membuat Timo Werner jadi pemain yang lebih lengkap.

“Dapatkah kami meningkatkan pergerakan, pola, dan sikap untuk menggunakan kemampuannya dalam ruang sempit? Itu tugas saya dan saya betul-betul yakin kami bisa karena dia masih muda, terbuka, bersahabat, dan ingin belajar,” urai Thomas Tuchel lagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img