Tiga Perempuan Hijab Bikin Petisi Melawan Tindakan Rasial di Sepak Bola Inggris

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan timnas Inggris di final EURO 2020 atas Italia di babak adu penalti menyisakan kekecewaan bagi publik Inggris. Mereka yang tak terima dengan kekalahan itu kemudian membuat petisi agar partai final EURO 2020 diulang.

Dibanding membuat petisi tersebut, tiga perempuan hijab, Huda Jawad, Amna Abdullatif, dan Shaista Aziz membuat petisi yang lebih penting. Petisi tersebut menyerukan tindakan rasial harus segera dihapuskan dari sepak bola Inggris.

Mural Marcus Rashford di Manchester Dirusak
- Advertisement -

Tiga perempuan hijab ini membuat petisi sebagai tanggapan atas tindakan rasial yang ditujukan kepada tiga eksekutor pemain timnas Inggris yang gagal tendangan penalti, Marcus Rashford, Bukayo Saka dan Jadon Sancho.

Dikutip Football5star.com dari The Guardian, Rabu (14/7/2021), tiga perempuan hijab ini meminta federasi sepak bola Inggris, FA dan pemerintah untuk bekerja sama melarang orang melakukan tindakan rasial secara online ataupun offline.

- Advertisement -

“Semua orang yang telah melakukan pelecehan rasial secara online atau offline dari semua pertandingan sepak bola Inggris harus dihukum seumur hidup,” tulis tiga perempuan ini dalam petisinya.

Petisi yang dilakukan tiga perempuan yang menyebut mereka The Three Hijabi ini menjadi viral dan kabarnya telah ditandatangani sebanyak 980.000 pada Selasa (13/7) waktu setempat.

- Advertisement -

Targetnya petisi ini ditandatangani oleh satu juta orang. Menurut Huda Jawad, petisi itu harus bisa menjadi bentuk perlawanan yang nyata untuk tindakan rasial di sepak bola.

“Kami merasa divalidasi dalam perlawanan kami terhadap rasisme dalam sepak bola dan bahwa apa yang dapat kami ungkapkan adalah sentimen yang dipegang secara nasional.” kata Huda Jawad.

https://youtu.be/czzqekmhL0I
- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img