Timnas Jerman Mulai Nikmati Buah Kerja Mads Buttgereit

BACA JUGA

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Tak sia-sia timnas Jerman merekrut Mads Buttgereit sebagai asisten pelatih Hansi Flick yang khusus menangani set piece. Tangan dingin pria berkebangsaan Denmark itu langsung terlihat meskipun baru sebentar menangani Joshua Kimmich cs.

Salah satu bukti tangan dingin Buttgereit adalah gol Antonio Ruediger saat Jerman melawat ke markas Islandia, Kamis (9/9/2021) dini hari WIB. Berawal dari tendangan bebas Joshua Kimmich, bek Chelsea itu menghunjamkan bola ke gawang lawan dengan tandukan mautnya.

Gol Antonio Ruediger membuktikan hasil kerja Mads Buttgereit di timnas Jerman mulai berbuah.
dfb.de
- Advertisement -

Itu adalah gol langka bagi Ruediger. Sebelum ini, dia hanya mencetak 1 gol dalam 46 caps bersama timnas Jerman. Gol itu dibuat saat Die Mannschaft menang 5-1 atas Belarus pada 8 Oktober 2017. Sama seperti di markas Islandia, gol itu juga dihasilkan dari sundulan memanfaatkan umpan Kimmich.

Selepas laga, Ruediger mengakui peran Buttgereit pada gol keduanya bagi Die Mannschaft. “Mads Buttgereit punya peran besar pada golku. Prosesnya sangat baik. Bola (dari Kimmich) sungguh sempurna dan sundulanku pun bagus,” urai eks pemain AS Roma dan VfB Stuttgart itu seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Mads Buttgereit Bukan Pesulap

Sebelumnya, ketika Jerman menggasak Armenia 6 gol tanpa balas di Stuttgart, gol yang berawal dari bola mati juga terjadi. Kala itu, Kimmich melepaskan tendangan penjuru dengan mengarah agak ke luar kotak penalti. Bola sempat mengenai pemain lawan, tapi lantas disambar Jonas Hofmann dengan tendangan kerasnya dan menjadi gol.

Efek instan Mads Buttgereit itu setidaknya menunjukkan dua hal. Pertama, para pemain Jerman punya kemampuan dan intelegensia yang cukup untuk memanfaatkan set piece. Kedua, metode sang pelatih ste piece mudah dicerna oleh anak-anak asuh Hansi Flick.

Timnas Jerman kini kembali mampu memberikan ancaman melalui set piece.
dfb.de

Saat memulai tugasnya, Buttgereit sebetulnya tidak mengumbar janji muluk. Dia menegaskan dirinya bukanlah pesulap atau penyihir yang bisa mengubah keadaan secara instan. Dia menekankan proses dalam memperbaiki set piece timnas Jerman yang dinilai Flick jadi salah satu masalah besar.

“Saya tak bisa melakukan sihir. Ini adalah kerja berkelanjutan dan akan membutuhkan waktu. Ini soal detail,” ujar Mads Buttgereit pada konferensi pers jelang laga lawan Liechtenstein. “Kami ingin bekerja secara terstruktur dan sistematif. Tidak secara spektakuler, tapi secara efektif.”

- Advertisement -

You Might also like

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img