Timnas Malaysia Dipastikan Tanpa Si Pemberi Mimpi Buruk Indonesia

Football5Star.com, Indonesia – Satu masalah lagi menghinggapi timnas Malaysia dalam persiapannnya menatap Piala AFF 2020 di Singapura. Mereka dipastikan tanpa pemain pemberi mimpi buruk Indonesia, Mohamadou Sumareh, di Piala AFF.

- Advertisement -

Malaysia memang dihadapi dengan sejumlah masalah pemain yang tak bisa mentas. Setelah duo Kuala Lumpur City FC, kali ini gantian Sumareh yang absen. Kondisi itu membuat pelatih Tan Cheng Hoe benar-benar harus memutar otaknya.

nst.com.my

Cheng Hoe lantas memutuskan untuk memanggil Arif Aiman ​​untuk sesi latihan terakhir untuk menggantikan rekan setimnya, Mohamadou Sumareh. Sumareh sendiri tampaknya dicoret karena sedang ada urusan keluarga dan sedikit cederas pascafinal Piala Malaysia.

Antara
- Advertisement -

“Sebelum final Piala Malaysia, saya berhasil berbicara dengan Arif Aiman ​​dan dia siap bermain untuk timnas Malaysia,” ungkap Cheng Hoe dikutip dari Bernama.

“Sebagai pelatih, saya sangat senang melihat Arif Aiman ​​menjadi bagian dari tim Piala AFF kami,” sambung dia.

Cheng Hoe Sakit Kepala Atasi Skuat Timnas Malaysia

- Advertisement -

Selain Arif Aiman, kiper Petaling Jaya (PJ) City FC, Kalamullah Al-Hafiz Mat Rowi juga dipilih untuk menggantikan Muhammad Azri Ab Ghani. Pelatih berusia 53 tahun itu yakin Kalamullah bisa mengisi celah yang ditinggalkan Muhammad Azri.

Cheng Hoe juga mengatakan hilangnya gelandang KL City Akram Mahinan dan Kenny Palraj karena cedera akan menimbulkan tantangan bagi pelatih. Pemain yang tersedia seperti Junior Edtsal (Chonburi FC) dan Muhammad Syafiq Ahmad (JDT) mungkin terpaksa akan dimaksimalkan.

nst.com.my

Hal itu karena Tan Cheng Hoe tidak dapat melakukan analisis untuk memilih pemain baru menggantikan Akram dan Kenny dalam waktu yang singkat. “Saya juga berharap mereka bisa membuktikan diri di lapangan,” tutup dia.

Absennya Sumareh sendiri bisa jadi keuntungan bagi timnas Indonesia yang dipastikan akan bersua Malaysia di Grup C. Sebab dia pernah jadi mimpi buruk bagi Indonesia saat mencetak dua gol di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 2019 lalu pada kualifikasi Piala Dunia 2022.

- Advertisement -