Timnas Singapura Bidik Bek Sunderland dan Cardiff untuk Dinaturalisasi

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Singapura membidik bek Sunderland dan Cardiff City untuk bisa dinaturalisasi karena memiliki garis keturunan. Mereka ialah Luke O’Nien dan Perry Ng yang saat ini tengah dijajaki oleh Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS).

FAS sendiri melihat ada garis keturunan Singapura-Inggris dari kedua pemain tersebut. Bek Sunderland, O’Nien dan pemain Cardiff, Perry Ng, memang lahir di Inggris. Namun, kedua pemain tersebut punya kakek atau nenek yang asli dari Singapura.

Timnas Singapura Bidik Bek Sunderland dan Cardiff untuk Dinaturalisasi
Cardiff
- Advertisement -

Maka dari itu, FAS melihat potensi keduanya untuk mendaratkan O’Nien dan Ng untuk membela timnas Singapura. Apalagi, prestasi timnas Singapura belakangan disorot, terutama saat gagal di fase grup Piala AFF 2022.

“Pengembangan kualitas pemain lokal sangat penting untuk menghasilkan tim nasional yang sukses, semakin jelas bahwa kita perlu secara bersamaan menjajaki opsi untuk mempercepat proses integrasi pemain naturalisasi,” kata juru bicara FAS via NST.

Timnas Singapura Bidik Bek Sunderland dan Cardiff untuk Dinaturalisasi
Goal
- Advertisement -

“Dengan bereaksi cepat untuk mengidentifikasi pemain yang cocok yang dapat berkontribusi secara positif bagi sepak bola Singapura, ini adalah langkah kunci untuk lebih meningkatkan timnas Singapura untuk mencapai tujuan FAS jangka menengah hingga jangka panjang,” sambung dia.

Kasih Sinyal buat Timnas Singapura

Dalam wawancara sebelumnya dengan The New Paper, O’Nien mengatakan bersedia membela timnas Singapura. Namun masalahnya dia memerlukan izin kerja untuk bermain di Inggris, yang akan membuat segalanya menjadi rumit.

Timnas Singapura Bidik Bek Sunderland dan Cardiff untuk Dinaturalisasi
Chronicle Live
- Advertisement -

Namun, ada solusi dengan visa keturunan Inggris yang terbuka untuk semua warga negara Persemakmuran yang dapat menunjukkan garis keturunan dari kakek-nenek kelahiran Inggris. FAS pun terus bekerja keras mencari dokumen-dokumen tersebut.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img