Vietnam Tunjukkan Kelemahan, Indonesia Wajib Mengingatnya

Football5Star.com, Indonesia – Tak bisa disangkal, rival utama timnas Indonesia di ASEAN adalah timnas Vietnam. Faktanya, Tim Garuda hanya mampu meraih 1 kemenangan dalam 9 pertemuan terakhir. Dua laga terakhir malah selalu kalah dengan kebobolan setidaknya 3 gol.

Akan tetapi, Indonesia kini tak perlu terlalu risau jika harus kembali berhadapan dengan Vietnam. Rentetan kekalahan yang dialami pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia telah membuka lebar-lebar satu kelemahan utama tim asuhan Park Hang-seo.

- Advertisement -

Meskipun dikenal alot dan tangguh, Vietnam ternyata tak punya pertahanan bagus. Lihat saja, dalam 4 laga saja mereka sudah kebobolan 10 gol. Arab Saudi, Cina, dan Oman sama-sama mampu mencetak 3 gol. Sementara itu, Australia hanya mampu membuat 1 gol.

zingnews.vn

Kelemahan itu jadi sasaran kritik media-media Vietnam setelah Que Ngoc Hai cs. mengalami kekalahan 1-3 dari Oman, Selasa (12/10/2021) tengah malam WIB. Pakar sepak bola Vietnam, Vu Tien Thanh menyebut para pemain begitu mudahnya melakukan kesalahan, termasuk di pertahanan.

“Sepertinya tak ada yang mengingatkan para pemain untuk tak melakukan kesalahan. Mereka melakukan terlalu banyak kesalahan. Seharusnya, mereka diingatkan untuk menempel lawan, tapi tak boleh melakukan kesalahan,” kata Vu Tien Thanh seperti dikutip Football5Star.com dari Zing News.

Faktanya, saat melawan Oman saja, Ngoc Hai dkk. melakukan 13 kesalahan. Itu lebih dari dua kali lipat dari jumlah kesalahan sang lawan yang hanya 6 buah. Dari 13 kesalahan itu, tercipta 3 gol dan 2 penalti. Jumlah yang sama juga terjadi saat kalah dengan skor yang sama dari Arab Saudi.

Sepanjang putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, timnas Vietnam telah membuat total 41 kesalahan yang berbuah 10 gol dan 4 penalti. Itu sangat jauh berbeda dengan Oman yang hanya melakukan 28 kesalahan dalam 4 pertandingan.

Timnas Vietnam Terlalu Mudah Berikan Penalti

Hal yang paling menonjol tentu saja soal penalti. Sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2022, mereka total telah menderita 7 penalti. Selain 4 penalti pada putaran ke-3, ada 3 penalti yang terjadi saat menjalani-laga-laga pada putaran ke-2.

Sorotan tajam terarah pada dua penalti saat lawan Oman. Itu karena penyebabnya sama. Ho Tan Tai dan Do Duy Manh sama-sama melakukan pelanggaran di kotak dengan ayunan tangan yang mengahantam wajah lawan dalam perebutan bola. Gerakan tangan mereka pun terlihat tidak natural.

zingnews.vn

Soal kesalahan fatal yang dilakukan anak-anak asuhnya, Park Hang-seo belum mampu menemukan jawaban pasti. Dia masih menduga-duga dan meraba-raba faktor yang membuat anak-anak asuhnya begitu ceroboh saat menjaga pemain atau hendak menghentikan serangan lawan.

“Saya tak punya penjelasan soal situasi-situasi spesifik. Mungkin itu kebiasaan pemain dalam bertahan yang didapatkan pada usia muda,” kata eks asisten Guus Hiddink itu. “Saya juga menduga mungkin karena tekanan lawan lebih besar. Ketika ditekan, pemain jadi terpaksa membuat kesalahan.”

Itu artinya, penyakit di pertahanan tersebut masih belum dapat diatasi Coach Park. Hal tersebut bisa jadi keuntungan bagi timnas Indonesia yang akan bersua dengan mereka di Piala AFF 2020. Shin Tae-yong harus menginstuksikan Evan Dimas lebih berani menekan dan memancing Ngoc Hai cs. melakukan error.

- Advertisement -