Trent Alexander-Arnold Siap Hadapi Vinicius di Final Liga Champions

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Bek kanan Liverpool, Trent Alexander-Arnold, sudah tak sabar untuk berhadapan dengan Vinicius Junior di final Liga Champions, (29/5/22). Namun dia menegaskan bahwa Liverpool akan bertahan secara tim dan tak hanya mengandalkan dirinya.

Salah satu head to head yang akan disorot di laga final antara Liverpool vs Real Madrid adalah di sisi kanan pertahanan The Reds. Alexander-Arnold akan berhadapan dengan Vinicius yang tampil sangat luar biasa musim ini.

Vinicius Junior - Real Madrid - Man City - uefa. com 2
uefa.com
- Advertisement -

Alexander-Arnold siap melawan Vinicius, tapi dia mengatakan bahwa setiap rekan timnya juga akan berhadapan dengan pemain-pemain kelas dunia.

“Tentu saja saya sangat menantikannya (berduel dengan Vinicius). Ketika Anda bermain melawan Madrid, Anda berharap bermain melawan pemain kelas dunia, setiap orang dari kami akan melakukannya, dan akan ada pertempuran di seluruh lapangan,” kata Trent seperti dilansir Football5Star.com dari Mirror.

- Advertisement -

“Kami memiliki rencana permainan untuk berurusan dengan Madrid, bukan hanya satu pemain.

“Vinicius telah menunjukkan musim ini dengan gol dan assist betapa berbahayanya dia, dan ada pekerjaan yang harus dilakukan dengan pertempuran individu, tetapi kami pergi ke sana sebagai kelompok untuk bertahan, ini adalah permainan tim.”

Trent Alexander-Arnold Tak Menyangka akan Bermain di Final Ketiganya

Trent Alexander-Arnold Siap Hadapi Vinicius di Final Liga Champions - Andy Robertson (@Mirror)
@Mirror
- Advertisement -

Alexander-Arnold masih berusia 23 tahun, namun dia sudah akan bermain di final Liga Champions ketiganya sebagai pemain. Dia sama sekali tak menyangka ini bisa terjadi dalam kariernya.

“Luar biasa, bermain di final ketiga saya, dan memiliki kesempatan untuk memenangkan kompetisi untuk kedua kalinya pada usia ini. Ini sangat istimewa,” katanya.

“Saya merasa terhormat berada di posisi ini. Ketika Anda berpikir begitu banyak pemain kelas dunia, pemain hebat belum bermain di satu final, itu membuat Anda menyadari betapa istimewanya Anda. Saya hanya senang menjadi bagian darinya, dan mendapatkan kehormatan ini.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img