Valencia Akan Terus Melawan Bek Cadiz, Pelaku Serangan Rasial

Football5star.com, Indonesia – Tak berapa lama setelah bek Cadiz, Juan Torres Ruiz alais Cala gelar konfrensi pres dan membantah sebagai pelaku rasial kepada Mouctar Diakhaby. Valencia mengeluarkan pernyataan keras kepada bek berusia 31 tahun tersebut.

“Valencia FC merasa sangat terpukul dengan pernyataan pemain Cadiz FC, Juan Cala. Ia membantah melakukan pelecehan rasialis ke Mouctar Diakhaby di laga yang digelar pada Minggu (4/4)” tulis pernyataan resmi Valencia seperti dikutip Football5star.com, Selasa (6/4/2021).

Tolak Dicap Pelaku Rasis, Cala Tudik Balik Diakhaby

“Cala telah melewatkan kesempatan luar biasa untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada pemain yang menjadi korban. Alih-alih minta maaf, dia malah menyerang Diakhaby dan anggota lain dari klub,” tambah pernyataan Valencia.

Dalam pernyataannya, Cala memang menuding balik bahwa Diakhaby hanya mengada-ada. “Aku tidak tahu apa yang terjadi dengan praduga tak bersalah. Tidak ada yang pantas dihukum mati seperti ini di depan umum. Ini nomor teleponku untuk setidaknya meminta maaf,” kata Cala

“Saya tidak tahu apakah Diakhaby mengada-ada, apakah dia salah menafsirkannya. Saya tidak tahu,” tambahnya.

“Saya pernah tinggal dengan orang Cina, Afrika Selatan. Saya pernah di Guinea bersama Kanoute dan Benjamin Zarandona. Sungguh luar biasa yang terjadi pada saya. Saya masih dalam keadaan shock,”

“Tidak ada rasisme dalam sepak bola Spanyol. Saya tidak punya masalah untuk duduk bersamanya. Yang berkembang saat ini hanyalah sirkus semata.”

Pihak Valencia pun menegaskan bahwa dengan pernyataan dari Cala itu, mereka pun siap untuk sepenuhnya untuk terus melawan.

“Setelah ancaman yang dilakukan Cala dalam konferensi pers dia, klub, presiden klub Anil Murthy, dan Mouctar Diakhaby tetap merasa yakin untuk terus melawan.”

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More