Vladimir Vujovic: Pemain Indonesia Terlalu Banyak Main Medsos!

Vladimir Vujovic: Pemain Indonesia Terlalu Banyak Main Medsos! 3

Football5Star.com, Indonesia – Mantan pemain Persib Bandung, Vladimir Vujovic, menyebut media sosial merupakan salah satu yang bikin penggawa Indonesia sulit berkembang. Kadang, mental pemain menurutnya tiba-tiba drop karena kritik di medsos.

Vujovic memang terbilang jadi salah satu legenda buat Persib. Dalam kariernya, dia mempersembahkan dua gelar buat Maung Bandung, yakni Indonesia Super League 2014 dan Piala Presiden 2015.

- Advertisement -

Selain Persib, Vlado, sapaan karib Vladimir Vujovic, juga sempat bermain di Bhayangkara FC 2018 lalu. Mentas empat tahun hingga pensiun, jelas bikin Vlado tahu betul soal kualitas pemain Indonesia.

Dok. Goal

Menurut sosok yang sempat menahkodai PSIM Yogyakarta itu, pemain Indonesia acap main di media sosial. Kalau tiba-tiba main kurang bagus lalu dapat kritik tajam, mental pemain malah jadi drop.

“Saya kira masalah terbesar di sepak bola Indonesia adalah karena media sosial. Para pemain terlalu mementingkan komentar di media sosial sehingga mereka takut berbuat kesalahan (di lapangan),” kata Vladimir Vujovic dikutip dari YouTube resmi Persib Bandung.

Sebenarnya, kata Vlado, tak masalah bermain media sosial. Itu merupakan hak masing-masing pemain. Tapi ada baiknya pemain punya admin sendiri untuk mengelola akun media sosialnya.

“Hal itu karena ia berbuat kesalahan, maka orang-orang akan mengomentarinya. Menurut saya, pemain-pemain butuh admin yang mengelola media sosial mereka,” tutup Vlado.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -