Gelandang Thailand Ingin Ikuti Jejak Chanathip Songkrasin

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang timnas Thailand di Piala AFF 2020, Weerathep Pomphan, sangat ingin mengikuti jejak Chanathip Songkrasin. Dia mengaku berhasrat main di luar negeri seperti kapten Changsuek tersebut demi meningkatkan kemampuannya.

Weerathep kian terpacu untuk bisa bermain di luar Thailand setelah melihat perkembangan beberapa anggota skuat Changsuek di Piala AFF 2020. Selain Chanathip, ada dua sosok lain yang jadi rujukan gelandang berumur 25 tahun itu. Mereka adalah Theerathon Bunmathan dan Teerasil Dangda.

Weerathep Pomphan selalu tampil apik saat diberi kepercayaan oleh Alexandre Polking.
affsuzukicup.com
- Advertisement -

“Bagiku, bermain di luar akan jadi pengalaman berharga. Aku yakin, pergi ke luar negeri akan membantuku untuk meningkatkan kemampuanku. Para seniorku di tim, dari Theeraton, Teerasil, hingga Chanathip menunjukkan hal itu selama main di Jepang,” urai Weerathep Pomphan seperti dikutip Football5Star.com dari Siam Sport.

Keinginan berkarier di luar negeri itu jadi motivasi tersendiri. “Ini turnamen pertamaku bersama Thailand. Aku selalu coba menunjukkan yang terbaik pada latihan dan pertandingan. Jika ada kesempatan, aku ingin mencoba kemampuan di luar negeri. Aku sungguh ingin ditempa lingkungan yang lebih keras,” ujar dia.

Weerathep Pomphan Punya Fleksibilitas

- Advertisement -

Sebagai anak baru, Weerathep Pomphan tidak jadi pemain andalan timnas Thailand di Piala AFF 2020. Namun, dia sempat 3 kali diberi kepercayaan bermain oleh pelatih Alexandre Polking. Dia bahkan tampil penuh selama 90 menit saat Changsuek menang 2-0 atas Singapura dan menggasak Indonesia 4-0.

Hal yang menonjol dari Weerathep adalah fleksibilitasnya di lapangan. Kala melawan Singapura, dia bermain apik sebagai gelandang bertahan. Sementara itu, ketika berhadapan dengan Indonesia, dia diplot sebagai gelandang kanan dalam formasi 4-3-2-1.

Weerathep Pomphan menunjukkan fleksibilitasnya saat timnas Thailand menghadapi Indonesia.
Getty Images
- Advertisement -

Pemain Muangthong United itu kemudian beralih posisi saat pertandingan berjalan. Oleh Polking, dia digeser ke jantung pertahanan setelah Elas Dolah harus meninggalkan lapangan karena cedera lutut pada menit ke-39. Adapun posisinya lantas diisi Pokklaw Anan yang masuk menggantikan Dolah.

Sosok Weerathep Pomphan bisa dikatakan sebagai penemuan Alexandre Polking. Pasalnya, dia sama sekali tak pernah membela timnas Thailand. Bukan hanya di level senior, di level junior pun dia tak pernah mengenakan kostum Changsuek. Namun, dengan performa dan fleksibilitasnya, dia mungkin jadi andalan pada ajang berikutnya.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img