Witan Sulaeman Tak Masalah Suhu di Tajikistan: Eropa Lebih Dingin!

Football5star.com Indonesia – Pemain timnas U-23 Indonesia, Witan Sulaeman, mengaku tak masalah harus bermain di tengah suhu dingin di Tajikistan. Pasalnya, dia sudah terbiasa denga suhu yang lebih dingin selama bermain di Eropa.

- Advertisement -

Sudah lebih dari setahun Witan memang merintis karier di sepak bola Eropa. Sejak Februari 2020, dia terbang ke Serbia untuk bermain bersama Radnik Surdulica. Lalu pada September lalu, dia hijrah ke Polandia demi membela Lechia Gdansk.

Facebook Lechia Gdansk

Tak heran, ketika harus menghadapi suhu dingin di Tajikistan ketika membela timnas U-23, Witan mengaku tak mengalami kendala. Pasalnya, suhu berkisar 13-16 derajat celcius di Tajikistan belum seberapa dibanding dinginnya Eropa.

“Kalau menurutku, suhu (di Tajikistan) tidak terlalu masalah. Di Eropa kan lebih dingin dari di sini. Jadi menurutku pribadi tidak ada masalah,” bilang Witan, dikutip Football5star dari youtube PSSI.

PSSI

Meski begitu, Witan mengaku ada satu kendala yang harus dihadapi ketika bermain di Tajikistan. Masalah yang dimaksud adalah lapangan sintetis di di Republican Central Stadium, Dushanbe.

Witan Sulaeman Harap Puncak Permainan Timnas U-23 Indonesia Saat Lawan Australia

Sejauh ini, Indonesia sudah dua kali tampil melawan Tajikistan dan Nepal pada uji tanding di Republican Central Stadium. Setelahnya, anak asuh Shin Tae-yong akan menghadapi Australia pada dua laga kualifikasi Piala Asia U-23 2022 di tempat yang sama.

“Soal lapangan, kami masih harus adaptasi. Karena kan beda main di lapangan biasa dengan sintetis,” bilang dia.

Instagram @witansulaiman_

Witan Sulaeman hanya berharap dua uji tanding yang dimenangkan Indonesia bisa menjadi modal berharga dalam menyambut Australia. Misinya adalah membawa timnas U-23 Indonesia melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2022.

“(Kemenangan lawan Tajikistan dan Nepal) modal bagus untuk kita sebelum melawan Australia. Dua pertandingan kemarin sangat penting unutuk melihat kekompakan tim dan berarap bisa lebih baik. Semoga puncak permainan kami adalah ketika melawan Australia dan bisa lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2022,” ucap Witan memungkasi.

- Advertisement -