Zahra Muzdalifah Curhat Sepak Bola Putri di Indonesia Tak Diperhatikan

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Pesepak bola Indonesia, Zahra Muzdalifah, mencurahkan isi hatinya terkait tak adanya kompetisi untuk tim putri di Indonesia. Kondisi itu jelas menyulitkan dirinya untuk berkembang lebih jauh.

Memang, apa yang dikatakan pemain yang kini membela Cerezo Osaka Womens itu benar. Faktanya, sudah nyaris empat tahun terakhir, sepak bola putri Indonesia tak berkompetisi di kasta teratas. Terakhir kali ada Liga 1 Putri itu terjadi pada 2019, atau pada masa-masa akhir kepemimpinan Edy Rahmayadi di PSSI.

- Advertisement -
J.League Sambut Zahra Muzdalifah: Sebuah Terobosan!
J.League

Erick Thohir sebenarnya sempat berjanji akan menggulirkan adanya Liga 1 Putri lagi. Namun sampai saat ini rencana itu belum terwujud dengan beberapa alasan. Inilah yang dikeluhkan oleh Zahra Muzdalifah ketika diwawancarai di kanal YouTube WE League.

“Tidak ada liga sepak bola wanita di negara saya. Bagaimana saya bisa meningkatkan keterampilan saya tanpa liga? Tidak ada kompetisi. (Kami) hanya berlatih dengan pemain pria. Itu sebabnya saya ingin pergi ke luar negeri,” ungkap Zahra Muzdalifah.

- Advertisement -

Zahra Muzdalifah Sempat ke Inggris

Zahra Muzdalifah Curhat Sepak Bola Putri di Indonesia Tak Diperhatikan
Instagram @zahmuz12

Zahra Muzdalifah sendiri sempat memperkuat alah satu klub Liga Inggris, South Shields Women FC. Di sana dia bertahan selama semusim, sebelum diminati oleh klub J1 League tersebut.

“Saya bermain di liga bawah Inggris selama 4 bulan sebelum datang ke Jepang. Kemudian, agen saya memberi kesempatan datang ke Jepang, tentu saja Jepang luar biasa,” tuntas dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img