Zlatan Ibrahimovic: Romelu Lukaku Punya Ego yang Besar

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, buka suara soal perkelahiannya dengan Romelu Lukaku pada Coppa Italia musim lalu. Dia menyebut bahwa Lukaku punya ego yang besar dan harus diberi pelajaran.

- Advertisement -

Momen itu terjadi pada laga perempat final Coppa Italia musim lalu dimana Inter menang 2-1 berkat gol penentu dari Christian Eriksen. Momen adu jotos antara Ibrahimovic dan Lukaku itu menjadi ikonik karena dijadikan mural di tembok sekitar San Siro.

Zlatan mengkonfirmasi bahwa dirinya menyindir ritual yang dilakukan ibu Lukaku. Dia membeberkan alasannya melakukan itu.

Zlatan Ibrahimovic Romelu Lukaku Punya Ego yang Besar (Goal)
Goal
- Advertisement -

“Derbi Coppa Italia. Dia pertama kali berdebat dengan (Alessio) Romagnoli, kemudian dengan (Alexis) Saelemaekers,” ucap Zlatan seperti dikutip Football5Star.com dari Corriere della Sera.

“Saya turun tangan untuk membela rekan satu tim saya dan Lukaku menyerang saya secara pribadi. Saya terkejut. Kami pernah menjadi rekan satu tim di Manchester United.

- Advertisement -

“Lukaku memiliki ego yang besar, dia pikir dia seorang juara dan sangat kuat. Tapi saya dibesarkan di ghetto Malmo, dan ketika seseorang datang di bawah saya dengan kepala tertunduk, saya menempatkan dia di tempatnya.

“Jadi, saya memukulnya di titik lemahnya: ritual ibunya. Dan dia kehilangan kendali. Meskipun, saya masih memiliki keraguan besar… kami kalah dalam derby itu. Saya terkena kartu merah. Lalu saya terluka. Banyak hal buruk terjadi.”

Zlatan Ibrahimovic: Saya Tak Punya Masalah dengan Lukaku

Zlatan Ibrahimovic menyebut penampilan AC Milan di markas FC Porto adalah yang terburuk pada fase grup Liga Champions.
Getty Images

Namun, pemain timnas Swedia itu menegaskan bahwa dirinya tak memiliki masalah dengan Lukaku dan ingin segera bertemu dengannya.

“Saya meminta teman-teman saya yang percaya untuk mendoakan saya. Saya harus menyelesaikan permasalahan dengan dia juga. Saya berharap untuk segera bertemu dengannya,” ujarnya.

“Di jalanan? Tidak, ini adalah hal-hal yang harus diselesaikan di lapangan. Saya tidak membenci siapa pun, apalagi Lukaku.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img