Ibrahimovic: Saya Memang Sengaja Tabrak Azpilicueta

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Swedia, Zlatan Ibrahimovic, buka suara soal insidennya dengan bek Spanyol, Cesar Azpilicueta pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 pekan lalu. Dia mengakui bahwa dirinya menyerang Azpilicueta dengan sengaja.

- Advertisement -

Swedia harus takluk dari Spanyol 1-0 dan itu membuat mereka harus masuk ke babak play off dan Spanyol langsung lolos ke Piala Dunia 2022.

Salah satu momen yang disorot di laga itu adalah dimana Ibrahimovic menabrakkan bahunya ke punggung Azpilicueta pada akhir-akhir laga. Zlatan mengakui hal itu dia lakukan dengan sengaja. Dia membeberkan alasannya.

Zlatan Ibrahimovic Saya Memang Sengaja Tabrak Cesar Azpilicueta (Getty Images)
Getty Images

“Saya memberikan tekel (kepada Azpilicueta). Saya melakukannya dengan sengaja. Saya tidak malu untuk mengatakannya karena dia melakukan sesuatu yang bodoh pada pemain saya,” ucap Zlatan seperti dikutip Football5Star.com dari Guardian.

“Bertingkah besar untuk pemain saya. Itu adalah hal yang bodoh, tetapi saya akan tetap melakukannya untuk membuatnya mengerti: ‘Anda tidak boleh melakukan itu. Anda tidak punya nyali untuk melakukannya terhadap saya. Tapi saya akan perlhatkan jika Anda melakukan itu kepada saya’. Itulah mengapa saya melakukannya.”

“Dia tidak akan mengatakannya kepada saya tetapi dia akan mengatakannya kepada pemain saya, yang tidak akan melakukan apa pun karena mereka terlalu baik. Itu bukan hal yang baik bagi saya, tetapi saya akan tetap melakukannya. Itu saya. Saya tidak malu untuk mengatakannya.”

Zlatan Ibrahimovic: Tak Masalah Absen di Babak Play-off

Zlatan Ibrahimovic Saya Memang Sengaja Tabrak Cesar Azpilicueta (si.com)
si.com

Aksi itu membuat Zlatan harus absen di laga pertama babak play-off Maret nanti. Tapi dia tak peduli soal hal itu.

“Ini bukan tentang melewatkan babak play-off. Ini tentang membuat pria itu mengerti bahwa Anda tidak boleh marah pada seseorang yang berbaring (karena cedera),” ujar pemain AC Milan itu.

“Jangan menyerang anjing yang tidak berbicara. Seranglah yang mampu melakukan sesuatu. Terlalu mudah untuk memilih rekan setim saya yang berusia 20 tahun dan sangat baik. Saya harap dia mengerti sekarang.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img